Kamis, 22 Oktober 2015

Edit

Gejala Tumbukan Antara Foton dan Elektron

Efek Compton



               Pada efek fotolistrik, cahaya dapat dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi tidak dapat digambarkan sebagai gelombang tetapi lebih mendekati bentuk partikel. Partikel cahaya dalam bentuk kuantum dikenal dengan sebutan foton. Pandangan cahaya sebagai foton diperkuat lagi melalui gejala yang dikenal sebagai efek Compton.
Sinar-X digambarkan sebagai foton yang bertumbukan dengan elektron (seperti halnya dua bola bilyar yang bertumbukan). Elektron bebas yang diam menyerap sebagian energi foton sehingga bergerak ke arah membentuk sudut terhadap arah foton mula-mula. Foton yang menumbuk elektron pun terhambur dengan sudut θ terhadap arah semula dan panjang gelombangnya menjadi lebih besar. Perubahan panjang gelombang foton setelah terhambur dinyatakan sebagai

Dimana m adalah massa diam elektron, c adalah kecepatan cahaya, dan h adalah konstanta Planck.


Arthur Holly Compton


Jika seberkas sinar-X ditembakkan ke sebuah elektron bebas yang diam, sinar-X akan mengalami perubahan panjang gelombang dimana panjang gelombang sinar-X menjadi lebih besar. Gejala ini dikenal sebagai efek Compton, sesuai dengan nama penemunya, yaitu Arthur Holly Compton.

Related Posts:

  • Efek Fotolistrik pola warna-warni di atas aspal basah yang dikenai bensin terjadi akibat interferensi cahaya Efek Fotolistrik              Ketika seberkas cahaya dikenakan pada logam, ada elektron y… Read More
  • Gejala Tumbukan Antara Foton dan Elektron Efek Compton                Pada efek fotolistrik, cahaya dapat dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi tidak dapat digambarkan sebaga… Read More
  • Hukum Ohmklik disini… Read More
  • Hukum Radiasi Planck Hukum Radiasi Planck                           Pada tahun 1900, fisikawan Jerman, Max Planck, mengumumkan bahwa dengan membuat suatu modifikasi khusus dala… Read More
  • Teori De Broglie                                Pada tahun 1924, Louis de Broglie, menjelaskan bahwa c… Read More

0 komentar:

Posting Komentar